Sabtu, 31 Desember 2011

The Breathing Office


Kinekora Office
Kinekora Office

Details
Dengan beraneka aktifitas dalam kota modern saat ini, sering kita jumpai kondisi lahan bangunan yang kurang proporsi antara kebutuhan primer bangunan secara fungsi dan sekunder secara pendukung. Yang melitputi faktor kenyamanan, dan sehat dalam konteks bangunan / ruang. Keterbatasan lahan bukan menjadi alasan, melainkan perubahan mindset kita dalam merancang/merencanakan sebuah bangunan komersial yang dapat memenuhi kebutuhan serta memberi kenyamanan bagi seluruh penghuni bangunan.

Breathing Office, merupakan konsep awal dari sebuah bangunan kantor progamer perangkat lunak yang ternama di Jawa Timur. Berlokasi di Sidoarjo dengan luas lahan 509 sqm, dan istimewanya lagi bangunan ini tumbuh, dari luas bangun tahap I 370 sqm menjadi tahap II 540sqm. Memang sengaja kami desainkan tumbuh dimana karena keterbatasan budget. Namun tetap fungsi bangunan tetap kami utamakan namun tidak melupakan elemen estetik bangunan. dimulai dengan konsep Breathing yang merupakan arti dari bernafas, maka bangunan ini memiliki bukaan yang lebar serta memperhatikan aliran angin masuk dan keluar. Karena lahan memanjang dan menghadap utara, memudahkan kami mendesain bukaan lebar pada kedua sisi tersebut.
Dan kami pun letakkan Green Wall sebagai aksen maupun dinding yang bernafas. Terdiri dari Metal Perforated yang dapat ditumbuhi tanaman rambat. Sehinga diharapkan pasokan udara bersih dalam bangunan dapat ter-cover dan dapat menggantikan udara panas dalam bangunan secara cepat.

Interior Meeting Room
Selain itu kami menerapkan konsep exposed material, dimana beton precast menjadi dinding keseluruhan bangunan. Selain mudah pemasangan, juga dapat menghemat alokasi dana cat untuk finishin lainnya.
Interior
Interior Staff Room

Harapan kami mendesain sebuah kantor yang berwawasan lingkungan ini dapat memotivasi anda untuk selalu menjaga lingkungan dan juga budaya hidup sehat.

Selain itu kami sengaja untuk memberikan inovasi baru dalam pemahaman bangunan kantor / komersial yang berwawasan lingkungan. Meliputi beberapa bagian, yaitu; Penggunaan material ekspose, penggunaan bukaan jendela lebar (semi terbuka), menggunakan dinding bernafas, serta menerapkan konsep 'tumbuh'.

Interior kami beri warna ceria dan menyenangkan, dikarenakan dapat menjadi pemicu rasa semangat dan gairah dalam bekerja. Sehingga ruang kerja lebih dinamis dan lepas dari kesan jenuh.
Side Park
Dan uniknya kami tambahkan lapangan basket sebagai aktivitas ruang luar bagi seluruh karyawan. sehingga menjadi oase dalam kejenuhan bekerja yang dapat menumbuhkan semangat baru.

Breathing Office - Phrase I

Rabu, 20 Juli 2011

Al Fattah Mosque


Project     : Al - Fattah Mosque
Year        : 2011
Site          : Desa Siring, Porong, Sidoarjo
Architect  : Ricko Pradiantoro, ST
Andy Rahman Architect
Al Fattah Mosque
Sebuah masjid terdapat terbelengkalai di sebuah desa, dimana merupakan lokasi terdampak bencana gunung lumpur panas sidoarjo. Maka dengan melihat konteks alam sekitar yang telah mati, pemerintah berencana membangun kembali lingkungan tersebut. Dengan adanya penelitian dari ITS, DR. Ir. V. Totok Noerwarsito, MT tentang penggunaan lumpur panas sidoarjo yang dapat digunakan sebagai bahan material bata, campuran beton, dan paving, maka kami melihat sebuah improvisasi desain yang kami usung kedalam bangunan. Kekuatan bahan dasar lumpur lapindo apabila digunakan batu bata bisa mencapai 30 - 40 kg/cm3.
Al Fattah Mosque

Maka konsep box mass menjadi ide awal. Diberi coakan bilah dinding, mengemukakan bahwa secercah harapan datang saat keadaan kelam. Harapan untuk bangkit dan berbenah dalam keterpurukan. Batu bata dibiarkan menjadi tekstur luar sama dengan dalam bangunan, sehingga nuansa dekat dengan lokasi bencana. Secara holistik bahan bangunan ini terbuat dari hasil bencana alam yang melimpah ruah di sekitar lokasi.

Interior

Sequence



Jumat, 15 April 2011

LP3I Education Program

LP3I Campus
Project       : LP3I Campus
Located     : Sidoarjo, East Java
Site Area   : 800 sq m
Architect   : creative.inc ( Ricko Pradiantoro ST, M Akbar Ananda ST, Heru Prasetiyo U ST )
Year         : 2009 - 2010

                 LP3I adalah sebuah lembaga Pendidikan Swasta D3 dan S1 yang telah terakreditasi dalam bidang pendidikan di Indonesia. Bangunan yang berdiri di lahan 400 m2 memiliki fungsi sebagai tempat belajar dan mengajar secara profesional dan bersahaja. Tersedia 12 ruang kelas, yang mempunyai standard pengajaran audio visual  secara menyeluruh. Disini kami membantu pra rancangan, tampak depan hingga desain interior Lobby.




LP3I Campus
                 Mengingat bangunan ini menghadap utara dan letaknya dekat dengan persimpangan jalan yang sangat ramai yang dapat menganggu aktivitas belajar mengajar dalam bangunan. Maka kami membuat zoning seperti huruf "C" sehingga terdapat courtyard di tengah bangunan. Sirkulasi udara dan ruang terbuka hijau menjadi lebih baik. Sehingga proses belajar mengajar dapat menjadi lebih baik. Pada desain Fasade dapat menjadi image bangunan modern dan baru di lingkungannya. Dengan begitu kami menempatkan elemen sunscreen metal horisontal sebagai elemen peredam panas matahari langsung. Warna aksen merah sebagai aksen modern.
LP3I Campus - sequence
LP3I Campus -Bird Eye View
LP3I Campus - Model


Kamis, 31 Maret 2011

SIDOARJO MUD VOLCANO RESEARCH CENTER

Design Team: Andy Rahman Architect, ST, IAIAbdi Manaf R., STYuli Astuti P., STRicko Pradiantoro, STLivie Sukma Taristania, STBayu Harto Utomo, ST

The Sidoarjo mud flow or Lapindo mud is a mud volcano in the sub district of Porong, Sidoarjo in East Java, Indonesia that has been ongoing since May 2006. The first effort of government is will continue to cap the hole with the big linked concrete ball and constructing the dam surround the affected areas, while resettlement efforts of evacuees must be started immediately. But It was need lot of funds. Then considering the onset of the rainy season, the hot sludge and water must be dumped into the sea, to be done by piping off the water through the Porong river, even it means without first having been processed it through necessary treatment and would worsen the Porong River ecosystem damage.
Motivated by that disaster, which impacted more than 800 Ha areal (13 settlement and villages) has been submerged by mud that flowed out about 126,000 cubic meters for each day. This research center devoted to examining the content of mud in order to be used again as agricultural land, its influence on water content, and for geological research. Focused on land use, human, and nature, this project has a concept to reuse of existing mud as building materials (Ir. Lily Pudjiastutik, MT, Institute Technology of Sepuluh November, Surabaya, mentioned that in the solids form, the mud of Sidoarjo is non-toxic relatively). And the main purpose is growing back hope and trust of the peoples around Sidoarjo mud as victims.
With the theme Rising Up: human contemplation in contemplation, is shown through the concept of 5P, that are progress (quantum change and transferability), planets (ethical standards and social equity), people (ecological quality and energy conservation), proficiency (economic performance and compatibility), and prosperity (contextual and aesthetic impact). All of that contained in the concept of sustainable materials.


This research center is devoted to examine the content of the sludge so that Sidoarjo sludge affected areas can be reused as agricultural land and its influence to water content, geological research and the reuse of existing sludge as building materials (a previous study by Ir. Lily Pudjiastutik, MT. mentioned that Sidoarjo sludge in solid form is relatively non-toxic). And the main goal is to re-emerge hope and trust of the victims community around Sidoarjo sludge disaster.
The use of new building materials
The use of materials which are applied directly to research center building, either bricks, paving blocks, concrete mixture (geo polymer) which is derived from sewage of Sidoarjo sludge which its manufature is not much different from conventional building materials. The Manufacture of building materials from the Sidoarjo sludge does not require the combustion process so it’s able to reduce costs and reduce the dependence on other natural resources, in this case is wood.
Social responsibility
This research center has workshop which involves the society directly in the mnufacturing of building materials which its basic materials come from Sidoarjo sludge, so there will be a knowledge transfer to the society about the utilization of waste sludge and later the society can produce it en masse and independently so as to boost the economy of society surrounding. In addition, the presence of this research centers and public facilities are expected to be an urban generator for both economic and spatial terms.
Zero waste
With the presence of this Sidoarjo sludge research center, sludge that is now regarded as wastes will be used as alternative building materials which reduce the negative impact to environment.
Low cost
The utilization of new resources which come from surrounding as either new building materials or alternative energy sources can reduce the construction and operational cost of this research center.
Locality
The presence of research center which uses sources that come from surrounding (local area), in this case Sidoarjo sludge as building materials and alternative energy sources as operational support are expected to contribute to society and the environment in the form of insights about materials and new energy sources and also ecosystem recovery.
Design approach will be focused on sustainable materials issues which includes some of the concepts above which are interrelated.


THE DESIGN



BPLS RESEARCH LAB


BPLS RESEARCH WORKSHOP


VOLCANO MUD MUSEUM
 



SITE PLAN


THE TEAM

Thanks ^^b

Selasa, 08 Maret 2011

Bunder Grand View Residence


Bunder Grand View Residence

Project       : Bunder Grand View Residence
Located     : Bunder Gresik, East Java
Site Area   : 300 sq m
Architect   : creative.inc ( Ricko Pradiantoro, ST )
Year         : 2011

Interior view
         Salah Satu Proyek kami yang baru mengusung konsep urban living. Ini merupakan Town House / Loft appartment yang disewakan. Jumlah Hunian sejumlah 22 Kamar. Terbagi menjadi 18 kamar Deluxe, dan 4 kamar Royale. Masing-masing kamar memiliki fasilitas kamar mandi dalam, TV, Spring Bed dan AC. Karena Konsep urban, maka kami sediakan Mini mart di bawah hunian. Yang berfungsi melengkapi kebutuhan para penghuni dan masyarakat sekitar. 
         Konsep lain kami berikan sentuhan elemen rustic pada fasade, memakai olahan rooster yang kami susun agar menjadi sunscreen pada siang hari.
Once again we thankfully with this unique project in my home town ^^b

Bunder Grand View - Night View









Minggu, 06 Maret 2011

Wisma Sooko Permai - Result

Lokasi       : Wisma Sooko Permai - Mojokerto
Arsitek      : creative.inc ( Ricko Pradiantoro ST, Fitri Dwi J ST, Rahadian Akbar Z ST )
Status        : Terbangun 2010
Luas          : 120 sq m
Rumah ini berkonsep rumah mungil namun lega. Rumah ini berlokasi di site Hook, jadi mempunyai keunikan tersendiri. Dengan menerapkan unsur rumah sehat dan bersih, kami prioritaskan sirkulasi udara dan cahaya yang baik. Langkah kedepan, rumah ini akan kami Jual dengan harga yang menarik.  Investasi yang sangat menarik, karena terletak di daerah yang asri, dan pusat kota Mojokerto. Semoga menjadi langkah awal dan baru bagi kami dalam menekuni bidang ini


^^b

Jumat, 04 Maret 2011

Masjid Al-Ittihad Lamongan

Front View
Masjid Al-Ittihad Lamongan
Lokasi          : Ds Solokuro, Lamongan
Site              : 180 sqm
Architect      : creative.inc
Project Year : 2011

Masjid ini berlokasi di desa solokuro lamongan. Suatu daerah yang sangat indah, karena menuju lokasi tsb harus melalui hutan jati yang panjang dan melewati hutan kayu putih. Warga desa disana menginginkan desain yang " down to earth " a.k.a menyesuaikan dengan kondisi eksisting. Desain modern yang kami berikan melalui desain Lafadz " Laillahailallah " sebagai pembatas dinding Lt.2. Dengan maksud sebagai elemen arsitektural yang bermakna. 
Pada interior kami berikan sentuhan kayu jati, karena disana merupakan penghasil jati. Memberikan sentuhan berbeda pada pengolahan material batu alam dan kayu, hingga menjadi kesatuan yang sangat menarik.
Struktur bangunan ini lokasinya tetap dipertahankan, hanya menambahkan unsur beton / struktur tambahan untuk menumpu beban baru pada tumpuan Lt.2, Karena pada awalnya Masjid Ini hanya 1 lantai. Kolom yang kami gunakan ganjil, karena angka ganjil sungguh disukai Allh SWT. Kami memanfaatkan aliran udara/angin, sehingga sebagian besar dinding pembatas masjid menggunakan karawang kayu jati.
Suatu ketika masjid ini akan menjadi ikon desa tersebut, dan semoga menjadikan contoh bahwa arsitek modern dapat hidup di desa sekalipun.Hal ini yang membuat kami bersemangat mengerjakan proyek ini :)
Suatu kebanggaan kami memperoleh proyek ini, karena merupakan cita-cita kami sejak awal masuk bangku kuliah, untuk dapat merancang sebuah Masjid. Alhamd. dengan kesabaran dan perjuangan kami, akhirnya mendapatkan proyek ini. ^^b

Rabu, 02 Maret 2011

Bengawan Solo Residence

Randuagung Residence
Project       : Randu Agung Residence
Located     : Randu Agung, Gresik East Java
Site Area   : 210 sq m
Architect   : creative.inc ( Ricko Pradiantoro, ST )
Year         : 2011


Rumah mempunyai luasan 9 x 18, membentuk denah layout seperti gerbong. Sang pemilik menginginkan tidak banyak perubahan dari denah aslinya karena budget terbatas. Mengingat proyek ini adalah renovasi. Mulai dari penempatan orientasi Ruang Keluarga yang luas ke dalam yang mendapatkan cahaya yg cukup dari taman kering yang terletak di tengah-tengah bangunan. Sang pemilik mempunyai karakter yang sedikit tertutup, sehingga kami merancang fasade depan yang tertutup. Sebagai aksen kami gunakan cerukan jendela berbentuk Lingkaran. Dan kami menggunakan fasade ekspose di sisi lain, agar harmonis dan modern.
Rumah ini semoga menjadi acuan baru di lingkungan sekitarnya. ^^b
Floor Plan

Randuagung Residence

Our Project

Sooko Residence - Mojokerto
Berlokasi di daerah kota mojokerto, Luas Bangunan 120 m2 dimana mempunyai potensi sebagai daerah berkembang saat ini. kebutuhan hidup modern sudah bagian gaya hidup sehari-hari. Rumah yang bertepatan lokasi hook juga merupakan potensi memiliki 2 'wajah'. Sehingga kami mencoba memberikan aksen sebagai penangkap dari desain keseluruhan. Bentuk fasade juga menjadi acuan rumah tumbuh, nampak seperti 2 Lt jika dilihat dari depan. Sirkulasi udara dalam ruangan lebih baik karena tinggi plafon mencukupi.
Rencana selanjutnya kami akan jual rumah ini :D

Pre Face





Arti Sebuah Logo
Yap jeruk = Kecut, asyem, surprising sebuah buah yang kaya vit C "creative" jadikan sebuah icon mengalahkan iMac someday :)

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More